USA mengamuk melewati Jamaika untuk lolos ke Piala Dunia Wanita 2019

Cuma delapan tahun waktu lalu jika AS hampir tertinggal di Piala Dunia Wanita 2011 sebab kehilangan surprise di set kwalifikasi. Hadir ke semi final Concacaf Women’s Tournament hari Minggu menantang Jamaika, beberapa pemain serta pelatih Jill Ellis begitu mengerti apakah yang berlangsung pada tahun 2010, mengaku jika mereka membicarakannya sebelum kompetisi diawali. Akan tetapi kesempatan ini, tidak ada ketegangan semacam itu buat team rangking No1 dalam dunia.

Baca Juga : Cedera, Douglas Costa Dipastikan Absen Sebulan

Di hari Minggu, pasukan Amerika lakukan perjalanan ke Jamaika, 6-0, serta merampas tempat mereka di Piala Dunia Wanita 2019, memberikan mereka peluang untuk menjaga titel mereka. “Saat ini, bagaimana kami mengeklik pada sekarang ini, ialah waktu spesial buat kami,” kata Tobin Heath sesudah laga. “Kwalifikasi ialah perasaan yang hebat serta kwalifikasi dengan langkah tersebut bahkan juga lebih baik.” Diperlukan orang Amerika cuma 103 detik untuk cetak gol.

Baca Juga : Cuadrado Puji Dampak Ronaldo di Juventus

Lindsey Horan melepas tembakan yang membuat penjaga gawang Jamaika, Sydney Schneider, pergi menjauh, tapi Heath menghimpun rebound untuk keran itu. Perlu 13 menit kembali buat Megan Rapinoe untuk melipatgandakan kelebihan Amerika Serikat dengan tembakan tegas. Abby Dahlkemper meluncurkan bola selama lapangan serta Rapinoe menembak ke atap gawang dari pojok kotak enam yard. Dari sana, gol dari Julie Ertz serta Alex Morgan menyusul. Ellis kembali menerjunkan apakah yang muncul menjadi starting line up-nya, 4-3-3 yang sama yang ia pakai dalam laga pembukaan kompetisi menantang Meksiko.

Baca Juga : Lionel Messi, Neymar dan Paulo Dybala dalam tim minggu ini

Sesaat kompetisi tersebut tidak mempunyai drama edisi 2010, itu sudah menandai berakhirnya uji coba yang Ellis sudah kerjakan semenjak Amerika tersisih dari Olimpiade Rio 2016 di perempat final. Di tanya apa starting XI ini dari kejar waktu lantas Jamaika bisa menjadi grup pilihan pertama Ellis di Perancis musim panas yang akan datang, pelatih bercanda jika ia akan memerlukan “bola kristal pantat besar” untuk bikin perkiraan semacam itu, tapi grup itu tunjukkan kemampuan. “Beberapa pemain di group ini ialah pemain yang sudah melalui rintangan dalam soal dilawan serta tunjukkan kualitas mereka,” kata Ellis. “Mereka mempunyai banyak kedalaman serta banyak talenta. Sekarang ini, ini mengenai game yang ada di muka Anda. Anda tidak dapat membuat perkiraan semacam itu. “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *